-Ringkasan Kotbah-

-Ringkasan Kotbah-

Daniel Alexander pada Sarasehan SALT and COMMUNITY tanggal 20-09-08

GARAM DAN TERANG DUNIA

Ayat : Matius 5 :13-16

Kita sudah mengetahui posisi dan fungsi kita sebagai Garam dan Terang Dunia, dan kita tidak perlu mengusahakannya karena memang itulah sebenarnya keberadaan kita. Yang perlu untuk dijadikan pertanyaan adalah mengapa harus GARAM dan TERANG, mengapa Tuhan menggunakan dua unsur ini sebagai pernyataan keberadaan dan fungsi kita di dunia?

Untuk menyenangkan hati Tuhan.

Masalahnya adalah bagaimana kita bisa menyenangkan hati Tuhan apabila kita tidak pernah tahu tentang kehendak Tuhan? Dan bagaimana kita bisa mengetahui kehendak Tuhan?

Daniel Alexander menjelaskan banyak orang Kristen mencari kehendak Tuhan dengan berpuasa. Tetapi sebenarnya puasa tidak digunakan untuk mencari kehendak Tuhan, karena kehendak Tuhan sudah tertulis dalam Alkitab secara lengkap.

Biasanya orang Kristen berpuasa untuk mencari kehendak Tuhan dalam hal-hal sebagai berikut:

Ø Mencari pekerjaan, untuk mencari pekerjaan kita harus berpikir DI MANA SAYA BISA JADI BERKAT? Bukan sekedar alasan besarnya gaji dan tunjangan. Jadi tidak perlu berpuasa untuk hal ini.

Ø Mencari tempat tinggal

Ø Mencari sekolah

Puasa yang sebenarnya bisa kita lihat dalam alkitab mulai dari Musa, Ester, Elia, Yesus. Jika kita pelajari dengan sungguh-sungguh, puasa yang mereka lakukan mempunyai satu tujuan yang lebih besar yaitu untuk MERUBAH NASIB SUATU BANGSA! Puasa seperti itulah yang harus kita lakukan.

Jangan jadikan puasa untuk tujuan seperti di bawah ini ;

Ø Untuk memaksakan kehendak pada Tuhan

Ø Untuk memiliki kekuatan supra natural (kesaktian) meskipun ditujukan untuk mengusir setan atau mendapatkan urapan guna suatu pelayanan.

Ø Untuk pelunasan hutang-hutang. Cara mengatasi krisis keuangan yang tepat adalah metode yang telah dilakukan oleh janda di Sarfat yaitu Pemberian yang dilandasi ketaatan terhadap Firman Tuhan.

Puasa yang benar adalah bersekutu erat dengan Tuhan , bergaul karib sehingga seluruh keberadaan kita lenyap dalam Hadirat Tuhan, dan tidak lagi berpikir tentang makan dan minum. Musa mengalami puasa seperti ini selama 40 hari. Dalam kondisi seperti ini hati Tuhan dan hati kita bersatu sehingga seluruh kehendakNya bisa dipahami, secara roh, Jiwa (pikiran ,perasaan , kehendak).

Jadi bagaimana sebenarnya Kehendak Tuhan? KEHENDAK BAPA ADALAH AGAR SEMUA ORANG DISELAMATKAN!!! (1 Timotius 2 : 4 )

Diselamatkan tidak sama dengan dikristenkan, tugas kita bukan mengkristenkan, tetapi menggarami jiwa-jiwa dengan kehidupan kita yang sudah dipulihkan dan akhirnya mereka bisa menerima keselamatan itu. Ketika kita membagikan Injil maka kita sedang membagikan 4 hal yaitu : AIR-GARAM-TERANG-KASIH. 4 hal inilah yang harus kita bawa untuk menjangkau banyak kehidupan, ketika 4 hal ini kita bawa akan terjadi kehidupan di tanah yang kering, suka cita di kehidupan yang hambar, terang yang membawa pengharapan di kegelapan, dan Kasih di kehidupan di mana Kasih telah menjadi dingin. ( 1 Yoh 4 :8 / 1 kor 13). Alkitab adalah satu-satunya buku di dunia yang bisa mendefinisikan tentang KASIH dengan jelas.

Gereja harus tampil sebagai jawaban. Gereja harus bertunbuh secara organik yaitu Gereja yang bertumbuh karena ada orang-orang yang melakukan hal-hal sebagai berikut :

Ø Orang-orang yang menyiapkan lahan

Ø Orang-orang yang mengolah lahan

Ø Orang-orang yang menabur di ladang itu

Ø Dan orang-orang yang menuai hasil ladang itu.

Gereja saat ini sedang mengalami krisis kepemimpinan karena banyak pemimpin Gereja takut terhadap proses regenerasi, banyak calon pemimpin yang kehilangan potensinya dalam suatu Gereja karena pola seperti ini. Dalam Bilangan 8 : 23-26 dijelaskan tentang hal ini.

Singapura adalah salah satu contoh negara yang proses regenerasinya mengacu pada prinsip Alkitab ini. Singapura adalah satu-satunya negara yang terdapat MENTORING oleh pemimpin sebelumnya. Dengan sistem mentoring ini akhirnya lahir pemimpin-pemimpin baru untuk regenerasi.

Dasar untuk bertindak sebagai garam dan terang ini terdapatdalam 1 yoh 3 : 16-17

Demikianlah kita ketahui kasih Kristus , yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawaNya untuk kita: jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Barang siapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu , bagaimana kasih Tuhan dapat tetap di dalam dirinya?

Satu Tanggapan ke “-Ringkasan Kotbah-”

  1. wawan Berkata:

    Syalom…
    Tingkatkan Terus potensi2 yang terpendam
    maju terus , Bro

    Jesus Love Us

Tinggalkan Balasan